Testimoni



Ibu Ngadirah, Purbolinggo.
Pada bulan Desember 2009 saya divonis menderita kanker endometrium stadium 1. Hasil tes menunjukkan pada rahim saya terdapat adenokarsinoma endometrium berupa jaringan tumor epitel dan harus dioperasi, dilanjutkan dengan kemoterapi dan radioterapi.
Khawatir kanker berabjak ke stadium lanjut, sayapun menuruti saran dokter untuk operasi. Saya memilih operasi di Rs. Sardjito karena ada kakak ipar yang tinggal di Yogyakarta.
Namun setibanyak disana, operasi tak kunjung terlaksana dan harus menunggu 3 bulan. Selama masa tunggu itulah saya rutin mengonsumsi teh graviola. Saya mengenal teh gravioladari kakak ipar saya (Drs.Suwadji.H, Apth).Maret 2010, saya akhirnya menjalani operasi pengangkatan rahim. Pasca operasi saya melakukan tes untuk memeriksa kemungkinan sel kanker masih bersarang ditubuh dan hasilnya mengejutkan, tak ada tanda-tanda sel kanker. Kemoterapi yang semula mesti saya tempuh akhirnya batal. Hingga kini saya masih tetap mengkonsumsi teh graviola sehari sekali untuk berjaga-jaga.

Ibu Handoyo 61 th- Yogyakarta (Kanker Tenggorokan)
Saya merasakan ada benjolan besar di dalam tenggorokan saya, rasanya sakit dan mengganjal , oleh dokter saya divonis kanker dan disarankan untuk operasi. Anak-anak saya pun juga menyarankan dan memak sa saya untuk mau dioperasi tapi saat itu saya tidak mau dan saya pasrah sama gusti Allah kalaupun saya diambil saat itu juga saya rela, sampai akhirnya ada tetangga saya yang memberikan teh graviola untuk saya. Saya coba alhamdulilah setelah 2 minggu benjolan di tenggorokan saya mulai mengecil dan lama kelamaan hilang, sejak saat itu saya rutin mengkonsumsi teh graviola, tidak hanya itu anak-anak saya pun juga ikut mengkonsumsi katanya enak di badan.

Irvand7005 Joe < ijoe7005@gmail.com> 4 oktober 2011
Sekitar awal bulan Juli 2011 lalu terdapat benjolan sebesar kelereng di belakang telinga sebelah kanan saya dan rasanya agak sakit dan kemerahan. Menurut dokter sebaiknya diangkat saja, namun karena diliputi rasa kekhawatiran saya mencoba browsing di internet mengenai informasi penyembuhan tumor/ kanker, dan secara tidak sengaja memperoleh info tentang teh graviola (daun sirsak) kareema herbal dan langsung memesan 3 bungkus dan kemudian saya minum 3 x sehari sesuai anjuran dosisnya, dan hanya dalam waktu 4 minggu benjolan tersebut hilang tanpa bekas. Pengalaman tersebut kemudian saya ceritakan ke keluarga dan beberapa teman lainnya. Beberapa diantaranya kemudian memesan serta mengkonsumsinya, dan penyakit yang mereka derita mengalami perubahan dan semakin membaik secara mencengangkan. Hingga har8i ini teh graviola kareema herbal menjadi alternatif pengobatan herbal di dalam keluarga beserta teman-teman yang sudah merasakan khasiatnya. Terima kasih teh graviola semoga memberikan manfaat penyembuhan bagi saudara-saudara kita yang lain. Alhamdulilah hingga hari ini saya masih mengkonsumsinya dan menjadikannua minuman wajib untuk kesehatan. Iwan
POSTINGAN DARI BEBERAPA SITUS DI INTERNET:
Herbal.Belum.Bisa.Jadi.Obat.Kanker
Rabu,18 Agustus 2010/ 00:00 WIB
Coba sirsak, gak bohong, di keluargaku ada bukti hidup.. keponakanku kena leukimia dari sejak umur 2 tahun, udah selama setahun ini pake perawatan medis, udah pernah kemo jg 1x, trus suatu ketika ketemu di internet kalo sirsak manjur utk membunuh sel kanker tanpa merusak sel2 yang sehat. Sudah hampir 2 bulan ini kami masih jus sirsak dari daging buahnya dan minum rebusan daunnya. Hasil tes darahnya sekarang udah sama seperti orang normal. Tuhan maha kuasa, obat penyakit apapun diberikan secara alami, tinggal kita mau percaya dan beriman kepada-Nya.
Setau saya minum rebusan daun sirsak tidak mengganggu ginjal, karena adik teman saya sudah 3 bulan minum daun ini karena ada tumor ganas di hidung yang cukup besar sampai tumbuh keluar dan sering berdarah, dengan minum daun sirsak tumornya mengering dan akhirnya copot dengan sendirinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar