Grosir : Rp. 25.000,- per dus ( untuk pembelian min 12 dus/ 1 lusin)
Rp. 23.000,- per dus ( untuk pembelian diatas 12 dus /1 lusin)
Harga belum termasuk Ongkos kirim
Kandungan
senyawa kimia tumbuh-tumbuhan (phytokimia) didalam daun sirsak yang utama
adalah alkaloida yang dikenal dengan nama acetogenin, didalamnya ada kurang
lebih 60 jenis senyawa alkaloida dan sediktnya 13 senyawa alkaloida yang
memiliki daya bunuh terhadap sel-sel kanker, bahkan sel-sel kanker yang
sudah kebal terhadap obat kemoterapi modern (multi drug resistensi/MDR),
antara lain seperti adriamicyn, Vinblastin dan Vincristin.
Daya
bunuh acetogenin terhadap sel kanker dari hasil penelitian universitas
purdue, west lafayete, indiana, USA, pada tahun 1997 menemukan bahwa
senyawa acetogenin adalah penghambat yang kuat proses reaksi enzimatis
di dalam membran sel kanker dengan cara memblokir sumber energinya yaitu
ATP (Adenosine triphosphate) hingga sel-sel kanker mati.
Pada
tahun 2002 peneliti Jepang mengemukakan, acetogenin dalam daun sirsak
dalam percobaannya mampu membunuh sel-sel kanker paru-paru, daya
bunuhnya lebih baik dari kemoterapi.
Pada
tahun 2003 hasil penelitian di Taiwan mengemukakan acetogenin dalam
daun sirsak sangat mematikan bagi sel-sel kanker ovarium, serviks,
payudara, bladddaer dan kulit, walaupun dengan dosis yang sangat kecil.
Meningkatkan
kekebalan terhadap inveksi virus n bakteri serta mencegah asam urat.
Dapat berfungsi sebagai penenang/ mengurangi stress, bagi pria sehat
dapat menambah jumlah dan memperkuat sperma (Prof.DR.AM.Zuhud.Ms, Trubus
494 Januari 2011/ XLII)
Khasiat Kareema Graviola :
1. kanker
2. Diabetes
3. Asma
Daun sirsak juga telah lama digunakan secara tradisional antara lain untuk mengobati:
-Sakit sendi
- Batuk
-Tekanan darah tinggi
-Disentri
-Cacingan
-Demam
-tumor
Plus Kandungan senyawa kimia dari pegagan:
pegagan
yang simplisianya dikenal dengan sebutan cantella herba memiliki
kandungan asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside,
brahmoside, brahmic acid, brahminoside, madasiatic acid, meso-inositol,
centelloside, carotenoids, hydrocotylin, vellarine, tanin serta garam
mineral seperti kalium, natrium, magnesium, kalsium dan besi. Diduga
glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside merupakan antilepra
dan penyembuh luka yang sangat luar biasa. Zat vellarine yang ada
memberikan rasa pahit.
Sifat dan manfaat
Pegagan
berasa manis, bersifat mendinginkan, memiliki fungsi membersihkan
darah, melancarkan peredaran darah, peluruh kencing (diuretika), penurun
panas (antipiretika), menghentikan pendarahan (haemostatika),
meningkatkan syaraf memori, anti bakteri, tonik, antispasma,
antiinflamasi, hipotensif, antialergi dan stimulan. Saponin yang ada
mengambat produksi jaringan bekas luka yang berlebihan (menghambat
terjadinya keloid).
Manfaat
pegagan lainnya yaitu meningkatkan sirkulasi darah pada lengan dan
kaki, mencegah varises dan salah urat, meningkatkan daya ingat, mental
dan stamina tubuh, serta menurunkan gejala stres dan depresi. Pegagan
pada penelitian di RSU dr Soetomo Surabaya dapat dipakai untuk
menurunkan tekanan darah, penurunan tidak drastis, jadi.
Mengapa harus Kareema Graviola..?
Metode
pengobatan kanker saat ini banyak mengalami keterbatasan, (Richard
Bileveau, Ph.D & Denis Gingras, Ph.D;11 makanan ampuh pencegah
kanker, terbitan PT Gramedia).
Dengan
operasi atau pembedahan dan radioterapi tak akan mampu menghilangkan
semua sel kanker, kemoterapi mempunyai efek samping yang banyak bagi
tubuh, kemoterapi adalah racun sel dimana ia menyerang tidak hanya sel
sakit akan tetapi juga menyerang tidak hanya sel sakit akan tetapi juga
menyerang sel sehat. Sel-sel sehat tertentu misalnya, sel-sel pada
dinding usus, atau sel-sel sumsum
tulang yang harus membelah diri secara teratur untuk menjalankan
dungsinya akan menjadi target utama bagi obat kemoterapi, sebuah kondisi
yang menunjukkan efek-efek racun pada sel sehat. Resistensi selama
kemoterapi sel-sel tumor menggunakan mekanisme untuk mempertahankan diri
yaitu dengan beradaptasi dengan
racun itu yakni dengan menciptakan protein-protein yang mampu memompa
keluar racun tersebut melukai sel-sel kanker tersebut. Hal ini yang
disebut dengan Multi Drug Resistance (MDR) dimana sel kanker sudah kebal
terhadap obat-obatan kemoterapi. Oleh karena itu jika kanker muncul
kembali setelah pengobatan kemoterapi maka merupakan serangan kanker
yang lebih ganas karena sel-sel kanker telah bermutasi.
Teh
graviola yang berasal dari daun sirsak mengandung zat aktif annonaceous
acetogenin. Zat ini menurut penelitian adalah senyawa terkuat anti
tumor berdasarkan penelitian. Menurut the journal of
natural product bahwa annonaceous acetogenin memberikan harapan baru
bagi penderita kanker, senyawa tersebut secara selektif mampu membedakan
sel sehat dan sel yang sakit. Secara singkat metode annonaceous
acetogenin dalam melawan sel kanker adalah berikut:
Acetogenin
mengganggu perkembangan sel kanker dengan cara mengurangi jumlah ATP
yang dibutuhkan oleh sel kanker. Caranya, acetogenin masuk dan menempel
pada dinding sel, lalu masuk kedalam sel dan merusak ATP di dinding
mitokondria. Sel kanker akan mati bila ATP sebagai sumber energi
dihambat, sedang sel sehat tidak membutuhkan banyak energi
(Prof.Soelaksono Sastrodihardjo. Trubus 494-Januari 2011/ XLII). Bahkan
sel-sel kanker yang kebal terhadap obat-obatan kemotrapi pun tidak
sanggup melawan annonaceous acetogenin.
Sajian
teh graviola yang mengandung senyawa fitokimia annonaceous acetogenin
mampu membuat sel kanker menjadi kekurangan bahkan kehilangan sumber
energi (ATP), sehingga teh ini dapat digunakan sebagai herbal yang dapat
membunuh sel-sel kanker.